PENGERTIAN ALGORITMA

PENGERTIAN ALGORITMA

Pada Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary, istilah algoritma diartikan sebagai prosedur langkah demi langkah untuk memecahkan masalah atau menyelesaikan suatu tugas. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan algoritma sebagai urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah, jadi:
Algoritma adalah metode untuk menyelesaikan suatu permasalahan secara bertahap. Contoh sederhana suatu algoritma adalah resep suatu masakan. Pada resep suatu masakan terdapat langkah langkah penyelesaian untuk membuat masakan itu. Misalkan untuk membuat telur rebus, maka diperlukan langkah langkah:
1)Cuci bersih telur yang akan direbus.
2)Siapkan air pada panci.
3)Rebus air hingga mendidih.
4)Masukkan telur yang sudah dicuci kedalam air yang telah direbus.
5)Tunggu hingga matang dan sajikan
Komputer adalah suatu mesin. Untuk dapat melakukan pekerjaannya komputer membutuhkan instruksi yang diberikan pada komputer itu. Kumpulan instruksi umum untuk berbagai jenis komputer disebut algoritma.

Jenis-jenis ALGORITMA

Terdapat beragam klasifikasi algoritma dan setiap klasifikasi mempunyai alasan tersendiri. Salah satu cara untuk melakukan klasifikasi jenis-jenis algoritma adalah dengan memperhatikan paradigma dan metode yang digunakan untuk mendesain algoritma tersebut. Beberapa paradigma yang digunakan dalam menyusun suatu algoritma akan dipaparkan dibagian ini. Masing-masing paradigma dapat digunakan dalam banyak algoritma yang berbeda.
Divide and Conquer, paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Pembagian masalah ini dilakukan terus menerus sampai ditemukan bagian masalah kecil yang mudah untuk dipecahkan. Singkatnya menyelesaikan keseluruhan masalah dengan membagi masalah besar dan kemudian memecahkan permasalahan-permasalahan kecil yang terbentuk.
Dynamic programming, paradigma pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal (, dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih . Paradigma ini sekilas terlihat mirip dengan paradigma Divide and Conquer, sama-sama mencoba untuk membagi permasalahan menjadi sub permasalahan yang lebih kecil, tapi secara intrinsik ada perbedaan dari karakter permasalahan yang dihadapi.
Metode serakah. Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap;
dan menggunakan pilihan “serakah” apa yang dilihat terbaik pada saat itu.

KARAKTERISTIK ALGORITMA

Algoritma komputer memiliki beberapa karakteristik yang harus dipenuhi agar menjadi algoritma yang baik. Karakteristik itu antara lain:
Presisi. Langkah langkah penyelesaian masalah dalam algoritma haruslah secara presisi (tepat) dinyatakan, tidak mengandung ambiguitas.
Keunikan. Hasil pertengahan dalam tiap langkah eksekusi suatu algoritma didefinisikan secara khas dan merupakan pengolahan dari hasil eksekusi langkah sebelumnya.
Keterbatasan. Algoritma harus terbatas dan berhenti pada suatu titik setelah semua ekesekusi dilaksanakan.
Input. Algoritma menerima input.
Output. Algoritma menghasilkan output.
General. Algoritma berlaku untuk suatu kumpulan input tertentu.
Contoh algoritma:

Input: n

Output: 1/1 + 1/2+ … +1/n
1. jumlah = 0

2. i= 0

3. i=i+1

4. jumlah = jumlah + 1/i

5. ulangi langkah 3 dan 4 sehingga i==n
Konstruksi Algoritma
Setiap Algoritmadibangun atas : 
1.Runtunan (sequence)
2.Pemilihan (selection)
3.Pengulangan (repetition)

1. Runtunan (sequence) 
Algoritma merupakan suatu runtunan dari satu atau lebih instruksi, berarti :
1)Tiap instruksi dikerjakan satu-persatu
2)Dilaksanakan tepat sekali
3)Urutan instruksi dilaksanakan sesuai dengan urutan aksi pada Algoritma
4)Akhir instruksi terakhir merupakan akhir Algoritma

2. Pemilihan (Selection)
1)Pemilihan berarti menentukan proses yang dilakukan jika kondisi terpenuhi.
2)Ada kalanya suatu aksi hanya dilakukan bila memenuhi persyaratan atau kondisi tertentu.
3)Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah persyaratan dipenuhi atau tidak, artinya menentukan kondisi boolean (bernilai 1 (true=benar) atau 0 (false=salah)).

3. Pengulangan (Repetition)
Struktur pengulangan :
1)Kondisi Pengulangan, yaitu ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanankan pengulangan. Kondisi dapat dinyatakan secara eksplisit oleh pemogram, atau secara implisit (dikelola sendiri oleh komputer).
2)Badan (body) pengulangan, yaitu satu atau lebih aksi yang akan diulang.
3)Inisialisasi, yaitu aksi yang dilakukan sebelum pengulangan dilakukan pertama sekali
4)Terminasi, yaitu aksi yang dilakukan setelah pengulangan selesai dilaksanakan.

Diagram Alir (Flow Chart): 
1)Mengetahui jalannya program
2)Tanda (simbol) yang mempunyai arti tertentu
3)Rangkaian perintah-perintah seperti iterasi / kontrol
4)Simbol yang digunakan  mengacu pada simbol yang dimiliki Ms Word : AutoShapes

Alat Bantu untuk menuliskan Logika dan algoritma, salah satunya adalah FLOWCHART.

Pengertian FLOWCHART adalah gambaran dalam bentuk diagram alir dari algoritma dalam suatu program atau prosedur sistem secara logika, yang menyatakan arah alur program dalam menyelesaikan suatu masalah.
SIMBOL Flowchart
Pedoman-pedoman dalam Membuat Flowchart:
1.Bagan alir sebaiknya digambar dari atas ke bawah dan mulai dari bagian kiri dari suatu halaman.
2.Kegiatan di dalam bagan alir harus ditunjukkan dengan jelas.
3.Harus ditunjukkan dari mana kegiatan akan dimulai dan dimana akan berakhirnya (diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END).
4.Masing-masing kegiatan di dalam bagan alir sebaiknya digunakan suatu kata yang mewakili suatu pekerjaan, misalnya:
“Persiapkan” dokumen
“Hitung” gaji
5.Masing-masing kegiatan di dalam bagan alir harus di dalam urutan yang semestinya.
6.Kegiatan yang terpotong dan akan disambung di tempat lain harus ditunjukkan dengan jelas menggunakan simbol penghubung.
7.Gunakanlah simbol-simbol bagan alir yang standar.

Secara garis besar, Ada 3 bagian utama dalam flowchart :

INPUT
1
PROSES
2
OUTPUT
3
Contoh:
Buat algoritma dan Flowchart untuk Menghitung Luas Persegi Panjang:
Pekerjaan:
Rumus:
LuasPersegiPanjang = Panjang x Lebar
algoritma:
1.Tentukan nama variabel yang akan menampung data Panjang, lebar dan luas persegi panjang.
2.Masukkan (inputkan) data Panjang dan Lebar pada variabel yang sudah ditentukan.
3.Hitung Luas persegi panjang.
4.Tampilkan (outputkan) Luas persegi panjang.

Flowchart:

START
END
Luas, Panjang, Lebar
Inputkan:
Panjang dan lebar
Hitung:
Luas Persegi panjang
Outputkan:
Luas Persegi Panjang

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: